YOU ARE MY EVERYTHING
Presdir hyun yang sedang bersembunyi di kolong meja
mendengar teriakan youryen begitu terkejut, tidak disangka youryen mengetahui
bahwa ia sedang ada diruangan. Presdir hyun keluar dari persembunyiannya.
Youryen yang melihat presdir hyun kelaur dari balik meja heran.
“apa kau bersembunyi di kolong meja ?” tanya youryen.
“tidak, untuk apa aku bersembunyi. Aku sedang mencari
bolpoinku yang terjatuh.” Presdir beralasan.
“kenapa kau tidak mengatakan hal yang sebenarnya.
Dekorasi itu, bukan untuk showcase melaikan untuk acar ulang tahun donghae, benarkan
?? kenapa kau melakukan ini padaku??? Apa maksud dan tujuanmu melakukaan ini
padaku ??” youryen kesal.
“ahhh... itu semua...” presdir kebingungan menjawab
pertanyaan dari youryen yang berderet.
“heuu... kau benar-benar menyebalkan presdir” youryen
tidak menunggu jawaban presdir ia segera keluar dari ruangan presdir.
Youryen berjalan menyusuri loby seraya berceloteh kesal
mengenai hal barusan. Sungmin yang baru keluar dari lift melihat raut wajah
youryen begitu kesal segera menghampiri youryen.
“youryen-ahh !!” panggil sungmin, youryen yang
mendengarnya segera berbalik menatap sungmin.
“ya,” jawab youryen seraya menyembunyikan kekesalannya
pada presdir Hyun dengan tersenyum.
“apa kau baik-baik saja ??? ku lihat raut wajahmu
terlihat kesal?” tanya sungmin
“ahh, tidak. Hanya masalah kecil. Kalau begitu aku pergi
dulu, bye.” Ujar youryen tersenyum seraya pergi meninggalkan sungmin. Sungmin
hanya menatap tidak menyangka.
“kenapa kau bersikap seperti ini padaku, Young Ji ?”
sungmin meratap.
Youryen pulang ke rumahnya, sesampainya dirumah.
“Ya Tuhan, Bagaimana ini ??? haruskah aku datang ?” ujar
youryen seraya tiduran di sofa ruang tamu, tiba-tiba saja ibu Park datang menghampiri putrinya.
“kenapa belum siap-siap ? tanya ibu seraya duduk
disamping putrinya. Youryen yang melihat ibunya duduk seraya bangkit dan ikut
duduk.
‘memangnya mau kemana, ibu ?? bukankah ini baru jam 5
sore “ ujar youryen bersandar disofa.
“bukankah malam ini pesta ulangtahun artismu, lee
donghae?” tanya ibu youryen mengingatkan.
“entahlah, aku mungkin tidak akan datang ibu.” Jawab
youryen lemas.
‘apa ?? kenapa ??” tanya ibu keheranan.
“entahlah ibu” jawab youryen seraya beranjak dari sofa
dan berjalan menuju kamar.
“kau harus datang kesana putriku “ ujar ibu Park yang
melihat youryen pergi.
Didalam kamar youryen terlihat bingung, ia berjalan
bolak-balik didepan lemari pakaiannya sesekali youryen terdiam menatap lemari
pakain youryen lalu bolak-balik lagi.
“bagaimana ya ?? datang tidak datang tidak, ahh aku
benar-benar bingung.” Ujar youryen seraya menggaruk-garuk kepalanya yang tidak
gatal. Saat youryen benar-benar sudah bingung, youryen teringat kata-kata
Leeteuk , kakaknya.
“Perjuangkan cintamu.
Jangan mengalah hanya karena siwon tidak menyukaimu dekat dengannya. jalani
saja, kakak yakin Donghae yang terbaik untukmu bukan yesung” ujar
Leeteuk ditelepon.
“kakak benar, aku harus perjuangkan cintaku” ujar youryen
bersemangat seraya membuka lemari pakaian mencari gaun yang pantas untuk
youryen kenakan diacara ulang tahun donghae.
“ yang ini ??? tidak !!!.
Yang ini ??? tidak juga !!!
Yang ini ??? terlalu mencolok !!!
Yang ini ??? pudar warnanya !!
Yang ini ???” udah sering dipake,,,
Aishh..... baju mana yang cocok “ ujar youryen kesal
karena tidak ada baju yang cocok dan pantas.
Saat youryen sedang sibuk memilah kembali baju yang
berserakan ditempat tidur dan lantai, ibu park datang membawa sebuah gaun
berwarna hitam dengan lengan pendek terikat pita putih dibagian pinggannya.
“apa yang sedang kau lakukan ??” tanya ibu park
meletakkan gaun itu diatas tumpukan baju-baju yang berserakan diatas tempat
tidur youryen.
“tidak ada gaun yang tepat, ibu “ jawab youryen lesu
seraya menghempaskan diri keatas tempat tidur.
“bangunlah dan lihat gaun itu “ ujar ibu park tersenyum.
“ apa ?? gaun yang mana “ tanya youryen heran tapi raut
wajah lesu masih menempel.
“disampingmu” jawab ibu park.
Youryen segera bangkit dan melihat gaun itu seraya
mengangkat gaun hitam itu.
“ini ??” tanya youryen tidak percaya.
“ya, apa kau menyukainya ???” jawab ibu park.
“bagaimana mungkin aku tidak menyukainya, ini sangat
indah dan cantik, ibu “ ujar youryen seraya menempelkan gaun itu berulang-ulang
ketubuhnya.
“pakailah gaun itu untuk pergi keacara pesta ulang tahun
donghae” ujar ibu park.
“ ya ibu. Tentu saja “ jawab youryen senang.
“ibu keluar sebentar” ujar ibu park meninggalkan youryen
.
Setelah ibu park pergi keluar kamar, youryen terus
menatap gaun itu dengan perasaan bahagia dan begitu senang.
“gaun yang sangat cantik “ ujar youryen seraya pergi
kekamar mandi. Selesai mandi youryen mengenakan gaun hitam itu. Setelah
selesai, youryen mulai bingung, tatanan rambut seperti apa dan harus memakai
sepatu yang mana.
“aish, bagaimana ini ??” ujar youryen bingung menatap
cermin rias.
Ketika youryen sedang sibuk menata rambut yang tak
kunjung selesai, ibu park datang menyelesaikan masalah youryen.
“kenapa “ tanya ibu park seraya meletakkan sepatu highils
disamping meja rias youryen.
“tatanan rambut seperti apa yang sederhana namun terlihat
cantik, ibu ?” tanya youryen.
“yang seperti ini “ ujar ibu park seraya menta rambut
youryen.
“ibu ?? kenapa harus tatanan seperti ini ???” tanya
youryen heran melihat ibunya yang membawa jepit hitam dan menempelkannya di
rambut youryen.
“rambut hitam panjang seperti ini terlihat lebih cantik
jika ditata seperti ini “ jawab ibu park tersenyum.
“baiklah, ibu memang yang paling mengerti soal fashion”
ujar youryen tersenyum.
Setelah ibu park selesai menta rambut youryen, youryen
terlihat bingung.
“ada apa lagi?” tanya ibu park.
“aku memakai sepatu yang mana ibu ??” jawab youryen.
“coba kau kenakan sepatu yang ada disamping meja riasmu
itu “ ujar ibu park tersenyum.
“ibu ?? bukankah sepatu ini harganya mahal ??” tanya
youryen heran seraya mengangkat sepatu highils itu.
“tidak, itu hadiah pernikahan dari ayahmu dulu” jawab ibu
park tenang.
“benarkah ??? kalau begitu aku akan memakainya.” Ujar
youryen seraya memakai sepatu highils itu.
“bagaimana ?? cantik ??” tanya youryen seraya memutar
badannya dengan ceria.
“putri ibu memang yang paling cantik “ jawab ibu park
tersenyum.
“terimkasih ibu, aku sayang ibu. I love you “ ujar
youryen seraya mencium pipi ibu park.
“i love you too, sayang “ ibu park bahagia.
“ibu, aku pergi dulu ya ??? dah ibu “ youryen beranjak
pergi.
“wookie juga sudah menunggumu diluar “ ujar ibu.
Sesampainya youryen didepan rumah, ia memanggil wookie.
“wookie-yyah !!!” panggil youryen.
Wookie hanya tersenyum seraya melambaikan tangannya.
Youryen menghampiri wookie.
“kenapa kau menjemputku ??” tanya youryen heran.
“kenapa ?? apa kau ingin donghae yang menjemputmu ???”
goda wookie.
“ahh tidak “ youryen menyangkal.
“aku akan mengantarmu kepesta donghae” ujar wookie
tersenyum.
“baiklah, terimaksih” ujar youryen masuk kedalam mobil.
Sesampainya di tempat acara ulang tahun donghae
diselenggarakan, youryen segera keluar dari mobil tapi tidak diikuti oleh
wookie.
“kenapa kau tidak turun ?” tanya youryen pada wookie.
“aku pergi dulu sebentar, ada sesuatu hal “ jawab wookie.
“baiklah, “ youryen mengerti dan segera menuju ruang
acara.
Youryen berjalan dengan anggun, semua tamu undangan mulai
berdatanagan dengan membawa kado.
“ya tuhan , kenapa aku lupa membawa kado ??” ujar youryen
bingung.
“jika aku kembali itu tidak mungkin, dompetku tertinggal
dan handphoneku juga” ujar youryen mulai panik.
“apa aku....” ujar youryen tersenyum.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar