Senin, 05 Mei 2014

Nana You Are My Everything Part 10



YOU ARE MY EVERYTHING



Sungmin berlari menuju rumah sakit , dengan terengah-engah dia pergi kekamar youryen tapi ruangannya kosong.
“young ji !!! “sungmin melihat sekeliling ruangan sudah bersih.
“apakah anda mencari pasien yang dirawat dikamar ini ?” tanya seorang perawat.
“ya, dimana dia ??” tanya sungmin
“30 menit yang lalu dia keluar dari rumah sakit. Karena kondisinya sudah membaik. Dia pergi bersama ibu dan kekasihnya juga seorang pria yang mungkin kakaknya.” Ujar perawat itu yang membuat ekspresi wajah sungmin berubah.
“apa ?? kekasihnya ??? baiklah. Terimaksih” sungmin lalu pergi dengan gontai dan lesu.
Sungmin berjalan dengan tidak bersemangat, kata-kata suster yang mengatakan youryen telah keluar bersama ibu dan kekasihnya juga seorang pria yang mungkin kakaknya terus terngiang di kepalanya.
“kekasihnya ???”sungmin tidak percaya.
Youryen sampai dirumahnya malam hari bersama ibu dan donghae. Dirumah ayahnya menunggu dengan khawatir.
“youryen ??? apa kau baik-baik saja ?” tanya ayah khawatir seraya memegang kedua pundak youryen.
“aku baik,ayah. Lihatlah !! aku tetap putri ayah yang cantik !! “ ujar youryen menenangkan dan bergaya manja didepan ayahnya.
“syukurlah.”ayah lalu memeluk youryen.
“ayah sudahlah, aku baik-baik saja” yoruyen melepaskan pelukan ayahnya.
Ayah youryen masih tampak khawatir melihat putrinya,
“ayah bolehkah aku pergi keluar ??? sebentar saja “ tanya pada ayah.
“jangan terlalu jauh” ayah mengijinkan.
“hanya dihalaman rumah.” Youryen lalu pergi seraya menarik donghae ikut keluar rumah.
Merekapun duduk di atas rumput, youryen menatap langit dan tersenyum.
“indah bukan malam ini ???” tanya youryen seraya terus menatap langit.
“huaaeummzzz,, iya” jawab donghae mengantuk.
“apa kau mengantuk ??” youryen menoleh mendengar dongahe menguap.
“ya, begitulah” ujar donghae mengucek matanya.
“tidurlah “ youryen meluruskan duduknya dan menepuk pahanya seraya mentap donghae.
“apa ??? baiklah “ donghae lalu tidur diapngkuan youryen.
Dari kejauhan terlihat sungmin sedang memperhatikan youryen dan donghae.
“aku baru menyadari itu kau, seandainya aku tau sejak awal kita bertemu” sungmin kecewa dan sakit hati.
Youryen tersenyum melihat donghae yang mulai menutup matanya.
“donghae-ssi !!” panggil youryen seraya mengelus rambut donghae.
“ada apa ??” tetap menutup matanya.
“lihatlah bintang disana” ujar youryen, donghae membuka matanya,
“memangnya kenapa ?” donghae menatap youryen.
“berapa jumlah bintang didunia ini ?” tanya youryen menatap lamgit malam.
“apa hadiahnya jika aku bisa menghitung bintang dilangit dengan jawaban yang tepat ?” donghae tersenyum manja.
“aku berikan....” terpotong
“ciuman kedua . bagaimana ???” tanya donghae manja.
“emm, baiklah” youryen tersenyum mendengar keinginan donghae.
“ok, bintang didunia ini ada 1 juta, 1 miliar , 1 .... ahhh sepertinya bintang didunia ini tidak terhitung berapa jumlahnya.” Semangat lalu berhenti dengan kecewa. Donghae gagal mendapatkan ciuman keduanya.
“bintang didunia ini hanya 1 yaitu Matahari. Yang kau lihat dan kau hitung hanyalah batuan luar angkasa yang terkena sinar matahari . bahkan bulan juga tidak bisa bersinar seterang malam ini kalau bukan karena sinar matahari.” Youryen menatap bulan dengan peraan bahagia.
“matahari adalah bintang dunia, dan aku ingin kau juga menjadi matahari, menerangi hati yang gelap untuk orang-orang yang ada didekatmu seperti batuan yang terang itu” menatap donghae tersenyum seraya menujuk langit yang penuh dengan cahaya berkelip.
“dan juga menerangi bulan yang selalu sendiri dimalam hari agar ia tidak merasa kesepian “tersenyum melihat donghae.
“apakah bulan itu adalah kau ?” tanya donghae ingin tau.
“ya, aku ingin menjadi bulan. Menarangi dunia dimalam hari. Menggantikan matahari yang telah menerangi dunia di siang hari.” Tersenyum menatap langit.
“tapi, bagaimana kita bertemu ??? aku matahari hadir disiang hari, sedangkan kau, bulan hadir dimalam hari. Kapan kita bertemu ??? dunia akan merasa aneh saat melihat matahari dan bulan dilangit dalam satu waktu” donghae bingung dengan apa yang diinginkan youryen.
“buatkan satu tempat yang tidak akan diketahui orang lain didunia ini. Tempat yang hanya bisa dikunjungi matahari dan bulan saja. Meski ruang waktu mereka berbeda, tapi ditempat itu ,matahari dan bulan bisa bertemu” menatap donghae manis.
“apa kau ingin aku membangun Pavilliun Bulan Tersembunyi seperti yang dilakukan Raja Joseon pada zaman dulu ??” tanya donghae tersenyum tidak percaya.
“ ya, agar bulan bisa terus memeluk matahari diwaktu yang singkat “ youryen tersenyum pada donghae.
“The Moon That Embraces The Sun “ donghae mengartikan ucapan youryen dalam bahasa inggris.
“ hey, tunggu. Bukankah itu salah satu judul drama korea kerajaan ??” tanya donghae.
“ya, aku menyukai drama itu, aku ingin kehidupan cintaku berakhir bahagia seperi akhir drama itu. Bisakah ???” tanya youryen.
“tentu saja, kenapa tidak “ donghae tersenyum menatap youryen.
Mereka terus membicarakan hal-hal lain, ibu park lalu memanggil youryen.
“youryen-ahh !!! ada telpon untukmu” panggil ibunya.
“dari siapa ,bu ??” tanya youryen.
“dari seseorang yang selama ini kau tunggu “ jawab ibu tersenyum, hal itu membuat donghae menatap youryen curiga.
“aku tidak tau” youryen menjelaskan.     
Youryen dan donghae segera masuk rumah dan menerima telpon . ternyata telpon dari Lee Teuk kakaknya.
-“hallo ?” jawab youryen.
+”adikku sayang, bagaimana kabarmu ?” ujarnya.
-“kakak . kupikir siapa. Kau tau . kakak membuatku dicurigai oleh donghae. Kau bersekongkol dengan ibu.” Youryen kesal

+”donghae ada dirumah ???” tanya lee teuk tidak percaya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar